Rabu, 18 Januari 2023

Media Pembelajaran Pakai Blog Kenapa Tidak?


        Assalamu alaikum wr wb
        Di Rabu malam yang mendung tapi tidak dengan hatiku yang cerah karena malam ini akan mendapat ilmu yang sangat bermanfaat dari sang ahli di bidangnya yaitu bapak Dail Ma'ruf, M. Pd. dengan moderator  Ibu Purbaniasita KS, S.Pd. yang cantik dan milenial. Sebelum pemateri menyampaikan materinya kita semua berdoa dengan agama daan kepercayaan masing-masing dengan harapan apa yang disampaikan dapat dipahami dan dipraktikan langsung. Aamiin ya robbal alaamiin.

            Pertanyaan yang umum ditanyakan begitu juga dengan saya apa itu blog? ternyata pengertian blog yang saya dapat malam ini adalah sebagai berikut
        Sesuai dengan tema malam ini BLOG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN dari judulnya saja sudah membuat saya kepo. Apa iya blog bisa sebagai media pembelajaran sementara yang saya tahu media itu hanya untuk membuat karya tulis baik berupa cerita pendek maupun panjang, cerpen, novel, puisi, dan karya tulis lainnya. Tapi malam ini merubah persepsi saya mengenai manfaat lain dari blog. Ternya blog juga bisa lho sebagai media pembelajaran. Bagaimana caranya?
        sebelumnya kita harus paham dulu apa itu blog. Kata “blog” berasal dari kata weblog yang diperkenalkan pertama kali pada 1998 oleh Jhon Barger. Website yang bersifat pribadi dan sering diperbarui dari waktu ke waktu. Dengan kata lain, blog adalah website yang bersifat personal, yang memuat opini personal dan halhal lain untuk mengaktualisasikan diri dan mengabarknya pada komunitas global.
Berikut adalah nama bloger paling terkenal di Indonesia.

            Hal istimewa apa saja sih yang mereka dapat/ miliki sebagai bloger terkenal?
            Doa bapak Dail dan seluruh peserta pelatihan malam ini agar suatu saat nanti nama bloger terkenal di Indonesia berasal dari perserta malam ini. Aamiin
Ternyata pak Dail sudah memiliki 10 buku yang beliau kuratori lho, adapun buku tersebut adalah
          Menurut beliau Blog sebagai Media sosial banyak jenisnya diantaranya
1. Blog Pendidikan;
2 . Sastra;
3. Pribadi;
4. blog bertopik  misalnya khusus kuliner, atau Wisata;
5. Blog Kesehatan saja misal yang di buat ahli Medis, Hallo dok, dll;
6. Blog politik , ini banyak jelang 2024 dan tujuannya ya mengiklankan dirinya atau jagoannya ke            Publik supaya dapat dukungan atau suara;
7. Blog Perjalanan, misal pas kemaren bu sita ke jakarta bareng bu Widya ke Kopdar, maka buat blog        perjalanan, nanti kl ada Kopdar Jogja 2023, buat lagi,  jalan kemana saja di tayang di blog;
8. Blog Riset , biasanya dimiliki pihak kampus atau lembaga penelitian lainnya, saya pernah kerja di        LP3ES slipi. Seru Riset dan Bukunya Kren dan mantap. Majalah Prisma namanya;
9. Blog Hukum di buat para ahli hukum, Pengacara jaksa dan Hakim atau Polisi, ditujukan untuk                sosialisasi aturan hukum atau advokasi;
10. Blog Media artinya Blog berita. Memberitakan apa saja yang diliput wartawannya;
11. Blog Agama : berisi masalah agama dan solusi dari penulis atau tokoh agama, bsa juga buka rubrik       tanya jawab;
12. Blog Bisnis, apapun bisnis kita maka diupoload di Blog detilnya, lalu link di kirim ke orang yang          kita harapkan akan berminat . Bisa juga ke grup yang potensial banyak anggotanya termasuk                  KBMN ini banyak diminati para pengiklan yang bisnis.

                Berikut manfaat blog bagi pendidikan yang bisa kita dapatkan
  1. Blog sebagai rumah belajar dan berbagi guru Artinya, kreativitas dan kegemaran guru dapat    disalurkan melalui blog, seperi kreativitas dalam menulis, maupun karya-karya lainnya.
  2. Blog dapat meringankan tugas dan beban guru dalam mengajar. Blog akan memudahkan guru karena segalanya dapat dimasukkan ke dalam blog. Misalnya materi pelajaran, tugas siswa, informasi nilai siswa.
  3. Blog dapat meningkatkan minat belajar siswa. Dengan cara guru memposting suatu permasalahan atau materi pelajaran yang disusun dalam suatu bahasa formal tetapi santai. Kemudian siswa bisa bligwalking ke blog guru tersebut sehingga kegiatan belajarpun mengajar lebih meyenangkan (sumber Transformatika volume 12. nomor 1, Maret 2016 ISSN 0854-8412.125).
  4. Blog dapat diakses oleh siapapun di belahan dunia. Dengan blog guru dapat berbagi materi pelajaran tidak hanya untuk siswanya, tetapi juga setiap orang-orang yang membutuhkan pemikirannya dimanapun mereka berada dengan mudah dan murah.
  5. Blog dapat menjadi media silaturrahmi. Blog dapat dijadikan sebagai sarana untuk bertemu secara tidak langsung dan dapat menjalin komunikasi satu sama lain karena blog dapat diakses oleh siapa pun di seluruh dunia.
           Sejalan dengan yang disampaikan pak Dail Doktor Wijaya Kusumah bloger KBMN juga menulis
  1. Membuktikan bahwa prestasi murid mengalami peningkatan signifikan dengan media Blog Kolaboratif;
  2. Penerapan media blog dapat diterapkan dalam semua pelajaran;
  3. dapat diterapkan dalam jejang SD hingga PT
  4. Meningkatkan lemampuan menulis siswa
  5. Meningkatkan kemampuan literasi siswa
            Sedangakan menurut Mayor Nani Pemanfaatan blog sebagaia media pembelajaran sebagai berikut.

    • Ketika mengajar, saya gunakan blog untuk mengirimkan tugas-tugas ke siswa dan saya meminta mereka menjawab di blog mereka dan mengirmkan linknya ke group.
    • Saya juga memberi tugas ke siswa lain untuk berkunjung ke blog teman-temannya minimal dua blog
    • Saya tidak dapat memaksa mereka untuk visit ke semua blog karena mereka juga mendapatkan banyak pekerjaan rumah dari guru berbeda.
 Berikut judul buku yang sudah beliau terbitkan karena menulis blog
1. Guru Hebat, Bermartabat, dan Bersahabat
2. Jejak Guru Hebat Milenial
3. Guru Hebat Inspiratif
4. Guru Hebat berprestasi

Cara menjaga konsistensi menulis di blog menurut beliau yang kudu saya praktikkan adalah
1. Kita niatkan nulis itu ibadah semoga tulisan yang dibuat manfaat bagi pembaca;
2. Ikhlaskan mau yang baca  dan komen banyak atau sedikait--- jangan berhenti;
3. Yakinlah bahwa dengan menulis setiap hari, maka tiap tahun akan bisa terbitkan  1 buku, karena dari     1 januari 2023 ke Des 2023 akan ada 365 halaman minimal sesuai dengan mantar ajaib bapak Dail         Menulislah setiap hari , lihat apa yang terjadi sebaiknya di blog supaya kl laptop rusak aman ada     di awan.
4. Rawatlah blog Anda dengan belajar dan terus belajar

        Ternyata pemateri malam ini memiliki blog gado-gado karena tak mengkhususkan untuk kontens tertentu, namun lebih banyak blog pribadi dalam arti suka suka saya mau posting apa di blog bebas kata beliau.

    Seorang bloger yang sudah maral melintang di dunia perbloggeran dan sudah meghasilkan karya yang tak terhitung ternyata pernah juga mengalami yang mananya kesulitan dalam menulis di blog, namun karena kerajinan dan keuletan mereka dalam belajar dana menulis sehingga mereka mampu diposisi terbaik mereka saat ini. Begitu juga dengan saya, kita, dan kalian jangan menyerah jika belum menempati posisi terbaik yang kita impikan. selamat belajar dan berkarya.
     
        Hal yang akan saya ingat dan memotivasi saya dalam menulis malam ini adalah jangan minder apalagi putus asa dengan tekad dan niat belajar, dibarengi ketahan bantingan insya Allah akan berhasil maksud bisa punya buku sebagai mahkota bagi penulisnya.
Ingat pepatah yang mengatakan MAN JADDA WAJADA-- atau THERE ARE A WANT THERE ARE A WAY


    Terima kasih kepada bapak Dail Ma'ruf, M. Pd. yang sudah memberikan materi yang membuka pikiran saya tentang blog sehingga membuat saya semaki rajin menulis di blog semoga ke depannya saya akan menggunakan blog sebagai media pembelajaran. Dan terima kasih juga kepada  Ibu Purbaniasita KS, S.Pd. yang sudah mengarahakan kegiatan malam ini dan tim solid KBMN khusunya gelombang 28 yang mempasilitasi kegiatan sehingga berlajan dengan lancar.
Selalu menunggu kejutan-kejutan di pertemuan selanjutnya dari KBMN 28

Salam literasi






















 

Senin, 16 Januari 2023

Merubah Yang Biasa Jadi Luar Biasa


             Bismillahi rohmanirrohim pertemuan di ruang tak kasat mata dunianya si maya untuk menimba ilmu dari orang-orang hebat pemberi banyak ilmu dan manfaat

        Diawali dengan suatu analisis, menguji suatu tindak penelitian sehingga terbentuklah laporan dituangkan dalam karya tulis yang kita kenal karya ilmiah.  Materi malam ini mengubah karya ilmiah kita menjadi sebuah buku, sesuatu yang berharga sehingga pengalaman kita dalam melakukan penelitian dapat dikenal bahkan dapat bermanfaat banyak bagi orang lain, sesuai dengan tema Menulis Buku Dari Karya Ilmiah lebih tepatnya Menerbitkan buku dari Karya Tulis Ilmiah bersama pematri handal yang karyanya sudah membahana bapak Eko Daryono, S.Pd,dan didampingi oleh ibu Nur Dwi Yanti , S.Pd,

        Pak Eko Daryono yang lebih akrab di panggil Mr. Yons kelahiran 1975 berasal dari Karang Anyar Jawa Tengah adalah sosok guru yang bersahaja yang tergerak dan menggerakan dan membawa dampak bagi dirinya serta lingkungan. Selain sebagai pengajar, juga sebagai penulis, narasumber serta memiliki prestasi yang luar biasa πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

        Mr. Yons berharap melalui KBMN khususnya gelombang 28 berharap semua yang ada/ tergabung dalam grup meluruskan niat untuk belajar dan memperteguh minat untuk menerbitkan buku khususnya solo karier. Aamiin kobul ya Allah.

        Materi diawali dengan pengertian KTI (Karya Tulis Ilmiah) yaitu KTI dalam Peraturan Kepala LIPI Nomor 2, Tahun 2014 tulisan hasil litbang dan/atau tinjauan, ulasan (review), kajian, dan pemikiran sistematis yang dituangkan oleh perseorangan atau kelompok yang memenuhi kaidah ilmiah. Secara umum KTI ada dua yaitu KTI Nonbuku dan KTI Buku dimana masing masing memiliki contoh yang berbeda. 

Karya Tulis Ilmiah  Nonbuku

Karya Tulis Ilmiah Buku

  • KTI bidang akademis untuk mendapatkan gelar : tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi
  • KTI hasil penelitian : PTK, PTS, best practice, makalah, artikel, jurnal
  • KTI berupa ulasan atau resensi

  • Buku Bahan Ajar : diktat, modul, buku ajar, buku referensi
  • Buku Pengayaan : monografi, buku teks, buku pegangan, buku panduan
  • Buku kompilasi : bunga rampai, prosiding

        Ternyata tidak semua KTI itu berupa buku. Memang secara wujud, PTK, PTS, Tugas Akhir, skripsi, tesis, desertasi itu berupa buku, namun bukan buku. Lebih tepatnya adalah laporan hasil penelitian dan sifat publikasinya pun terbatas.

            Adapun struktur penulisan KTI secara umum yang beliau sampaikan adalah sebagai berikut :


       Struktur di atas umumnya dijadikan sebagai standar dalam Menyusun bab-bab dalam KTI meskipun untuk KTI sejenis skripsi, tesis, desertasi, tugas akhir memiliki gaya yang berbeda di setiap kampus.

         Sedangkan perbedaan laporan KTI dan KTI yang dikonversi menjadi buku yang disampaikan beliau adalah :

        Menurut beliau 
Secara subtansi isi, tidak ada perbedaan isi laporan KTI dengan isi buku hasil konversinya. Karena sejatinya isi buku mencerminkan keseluruhan isi laporan KTI. Sedangkan secara sistematika, tentunya gaya penulisan KTI dengan penulisan buku tentu berbeda. Ada penyesuaian-penyesuaian sistematika KTI yang dikonversi menjadi buku dengan tujuan agar kesannya tidak kaku. Misalnya penomoran tiap sub bab-sub bab. Dan secara Bahasa, meski sama-sama ilmiah, hasil konversinya tentu harus dimodifikasi sehingga Bahasa dalam bukunya lebih luwes, bersifat lugas dan tidak lagi mencantumkan kata-kata seperti penelitian ini, peneliti, teman sejawat, penulis.

            Ini dia ni cara mengkoversi buku menjadi karya ilmiah yang sudah sukses dipraktikkan beliau terbukti dengan buku yang sudah dihasilkan beliau yaitu Kesejarahan (14 buku), Traveling (2 buku),  Budaya Lokal (10 buku), Penelitian Ilmiah (2 Karya), dan 4 buku Antologi. Cara yang beliau maksud adalah :
1. Memodifikasi Judul
    Judul KTI umumnya mengandung unsur : variabel penelitian, objek penelitian, dan seting penelitian (baik tempat maupun waktu).Judul buku hasil konversi seperti judul buku-buku yang punya daya tarik dan daya jual harus menarik, unik, mudah diingat, dan mencerminkan isi buku. Kemenarikan judul buku sifatnya subjektif.

    Contoh modifikasi judul yang beliu lakukan



2. Memodifikasi Sistematika dan Gaya Penulisan
  KTI Nonbuku yang berupa laporan hasil penelitian umumnya ditulis dengan sistematika dan penomoran yang baku seperti yang telah saya uraikan di atas. Nah, pada saat laporan tersebut dikonversi menjadi buku, maka harus dimodifikasi gayanya sesuai dengan gaya penulisan buku. Tidak tampak lagi adanya sub bab-sub bab yang membuat isi buku seolah-olah terpisah-pisah. Contoh yang diberikan cara mengubah gaya penulisan kutipan/ pendapat dari para pakar, agar tidak sekedar copas saja yaitu
Sumber Asli
Peraturan Kepala LIPI Nomor 2 Tahun 2014 menyatakan bahwa:
“Karya tulis ilmiah yang selanjutnya disingkat KTI adalah tulisan hasil litbang dan/atau
tinjauan, ulasan (review), kajian, dan pemikiran sistematis yang dituangkan oleh
perseorangan atau kelompok yang memenuhi kaidah ilmiah

Modifikasi
“Karya tulis ilmiah merupakan tulisan perseorangan atau kelompok dari hasil penelitian dan pengembangan, tinjauan, ulasan, kajian, dan pemikiran sistematis yang yang memenuhi kaidah ilmiah (Peraturan Kepala LIPI Nomor 2 Tahun 2014)

3. Modifikasi Bab I
  Bab I yang biasanya PENDAHULUAN boleh tetap dipertahankan judulnya dengan PENDAHULUAN , boleh PEMBUKA atau kata lain yang menggambarkan kemenarikan buku. Pada konversi PTK yang saya buat, saya rubah pendahuluan dengan FENOMENA PEMBELAJARAN TIK yang tentunya berisi mengenai fenomena sebagaimana isi poin latar belakang dalam naskah laporan aslinya ditambah dengan fenomena kekinian agar pentingnya isi buku dapat ditonjolkan sejak awal sehingga pembaca merasa tertarik untuk membaca keseluruhan isi buku. Adapun secara struktur, tidak diperlukan lagi sub bab - sub bab seperti latar belakang, permasalahan, tujuan, manfaat dalam bentuk angka-angka. Fokusnya lebih mengeksplor latar belakang

4. Modifikasi Bab II
    
    Susunan bab dan sub bab di atas beliau rubah dalam gaya penulisan buku sehingga menjadi beberapa bab, yaitu :

5. Modifikasi Bab III
    Substansi bab 3 sebenarnya lebih terfokus pada metode, teknik pengumpulan data (instrumen) serta analisis data. Jika berupa PTK berisi langkah-langkah tindakannya. Ada beberapa alternatif yang dapat diterapkan. Benar-benar menghilangkan bab III, menginclude bab 3 di bab 2 atau menarasikan bab 3 di awal bab pembahasan. Menghilangkan bab 3 maksudnya keseluruhan isi bab 3 dihilangkan, sebab bunyi bab 3 sebenarnya bisa dicermati dari isi pembahasannya. Menginclude bab 3 di bab 2 maksudnya konsep pokok terpenting dari bab 3 digabung dalam bab 3. 
Misal dari contoh ini, langkah-langkah tindakan saya include di Bab V dengan sub Tahapan Penerapan Every One is Teacher Here Menggunakan Model Tindakan Kelas.
Menarasikan bab 3 di awal bab pembahasan maksudnya menyampaikan substansi isi bab 3 sebagai awal pembahasan. Contoh yang beliau lampirkan adalah 
Pesan beliau membuat narasi tersebut butuh kehati-hatian. Jika untuk kepentingan kenaikan pangkat bagi guru ASN, maka narasi tersebut perlu dipertimbangkan untuk dicantumkan

6. Modifikasi Bab IV
    Bagian ini sejatinya merupakan bagian inti isi buku, sesuai dengan judul buku. Bab IV tidak lagi menggunakan judul Hasil Penelitian dan Pembahasan, namun disesuaikan dengan konteks buku. Judul buku menjadi pilihan sebagai judul Bab IV. Dalam contoh yang berikan, Bab VI STRATEGI TIM QUIZ DALAM PEMBELAJARAN TIK. Pada buku bab IV dapat dimasukkan tabel, grafik, foto-foto kegiatan maupun hasil penelitian yang menyatu dalam buku. Bab IV tidak lagi berisi data mentah seperti nilai dari setiap siswa berikut namanya. Foto pun hanya sekedar yang dibutuhkan sebagai pendukung. Misalnya beliau pernah mengedit buku hasil lomba Dharma Wanita SMK se Provinsi Jawa Timur. Foto-fotonya full karena memang berisi cara membuat kerajinan, makanan. Sebagai contoh :
Misal modifikasi PTK beliau, bab VI : Pembelajaran TIK dengan penerapan strategi Tim Quiz mampu menciptakan iklim belajar yang aktif, interaktif, kolaboratif serta dapat membangkitkan semangat belajar…… Strategi Tim Quiz yang diterapkan dapat berhasil jika ada dukungan ……. Sebaliknya jika dukungan tersebut kurang optimal maka capaian yang diharapkan dari Strategi Tim Quiz …..
(tercetak tebal merupakan implikasi sekaligus rekomendasi di bagian penutupnya).

7. Modifikasi Bab V
    Pada laporan hasil penelitian, bab V biasanya diberi judul PENUTUP. Judul tersebut dapat dipertahankan. Hanya saja, isi bab tidak hanya simpulan dan rekomendasi (saran) saja, namun ditambahkan temuan yang terkait dengan hasil penelitian. Mr Yons pernah mengedit desertasi yang bagian penutupnya komplit terkait dengan implikasi substansi isi buku.

8. Modifikasi Lampiran
    Lampiran yang disertakan hanyalah instrument penelitian atau data matang yang mendukung, bukan data-data mentah.

    Setelah mengetahui langkah-langkah mengkonversi karya tulis ilmiah menjadi buku ada Hal-hal yang perlu diperhatikan saat mengkonversi KTI menjadi buku yang baik dan menarik
  1. Keaslian laporan hasil penelitian. Tindakan Plagiat tidak dibenarkan terlebih karya seperti PTK kadang tidak dicek keasliannya. Namun saat diterbitkan jadi buku, maka penulis harus yakin betul bahwa karya yang akan diterbitkan memang oroginal punya penulis sendiri. Kalau karya seperti skripsi, tesis apalagi desertasi akan langsung ketahuan jika plagiat karena sudah ada generate machine untuk pengecekannya.
  2. Menghindari kompilasi yang terlalu banyak. Include saja pendapat pada ahli yang mendukung substansi ini, sisanya mengembangkan dengan analisis dari sudut pandang penulis. Mengapa demikian, saat penulis menerbitkan buku dari hasil KTI-nya sedang otomatis dia sedang menyuguhkan bahan pustaka kepada pembaca. Kegiatan sekedar meng-copas pendapat asli para pakar perlu dihindari dengan mengubah gaya penulisan kutipan.
  3. Memilah dan memilih data yang dipublikasikan. Data matang saja yang disajikan agar buku berbobot dan tidak bombastis.
  4. Modifikasi bahasa buku. Hindari pemakaian penanda transisi menurut hal itu sesuai dengan pendapat lebih lanjut si A menyatakan berdasarkan hal tersebut. Termasuk menyebutkan kata penelitian ini, peneliti, bahkan penulis.
  5. Hindari pengambilan sumber kutipan berantai atau pendapat yang kurang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah.
  6. Wajib menuliskan semua daftar Pustaka yang dipakai sebagai rujukan dalam buku untuk mendukung keabsahan buku.
  7. Memperhatikan kaidah penyusunan buku ber-ISBN khususnya jika akan dinilaikan untuk KP sesuai Buku 4 PKB.
        Beliau juga merekomendasikan buku cara mengkonversi KTI menjadi buku yang merupakan karya pemateri sebelumnya yang tergabung dalam tim solid Om Jay anggota KBMN.


        Demikian materi yang disampaikan Mr. Yons malam ini yang waw sangat-sangat butuh kerja keras untuk melaksanakan dan mewujudkannya. Sangat menantang sekali, sebab akan ada perbedaan ketika kita menulis dari awal dengan mengkonversi suatu karya tulis dan tentu dengan tingkat kesulitan yang berbeda. 

        Terima kasih Mr. Yons untuk ilmu yang diberikan yang menularkan virus menulis semoga menjadi ladang pahala pembawa Anda ke surga nanti. dan juga bu Nur Dwi yanti semoga semakin cantik dan bahagia tentunya.  Aamiin.

        


Sabtu, 14 Januari 2023

Pertemuan Menggali Potensi dan Mengukir Prestasi


Menulis adalah suatu cara menampilkan potensi dan prestasi, sejalan dengan  pengertian menulis menurut Seno Gumira Ajidarma yaitu menulis adalah suatu cara untuk berbicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah dimana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang."

Masih dengan menulis sesuai dong dengan nama pelatihannya Kelompok Belajar Menulis Nusantara gelombang 28. Untuk pemateri pertemuan malam ini yaitu seorang ibu dan guru bahasa Indonesia di SMPN Satu Stap 4 Cipanas Lebak Banten yang menyabet juara 1 dalam tantangan-tantangan menulis, salah satunya tantangan menulis PGRI dan YPTD, menjadi narsum, editor, dan sudah menelurkan 56 buku yaitu bunda Aam Nurhasanah, S.Pd. Waw .Apakah saya bisa seperti beliau? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.

Sebelum beliau menjadi yang sekarang pernah juga mengalami yang namanya kegagalan (gagal lulus di KBMN 8) tapi hal tersebut tidak membuat beliau patah arang tetapi tetap mencoba sehingga lulus di KBMN 12. Sesuai dengan tema yang disampaikan fokus pada bagaimana menggali potensi untuk mengukir prestasi. Jawaban beliau sederhana. Kita bisa mulai dengan apa yang kita sukai.  Setiap manusia diberikan kesempatan yang sama untuk menggali segala potensi yang dimiliki untuk meraih prestasi. Seperti beliau yang suka menulis maka beliau tekun menulis yang disukainnya sehingga menjadi penulis yang berprestasi. Kita juga bisa mengikuti cara beliau jika kita suka menulis maka mulailah menulis hal yang kita sukai bisa berupa cerpen, novel, puisi, pantun, atau pengalaman pribadi kita yang bisa menginspirasi pembaca.

Namun, untuk penulis pemula banyak sekali kendala untuk memulai tulisan karena takut tulisan jelek, takut dibuli, tidak percaya diri, takut tulisan tidak sempurna, dan keraguan dalam mempublikasi tulisan sehingga tulisannya hanya disimpan di dalam draf dan membiarkan ide itu menguap hingga berlalu begitu saja.  Menurut beliau juga Buku adalah mahkota penulis. buku pertama beliau terbit berawal dari mimpi hingga menjadi kenyataan. Maka jangan takut berminpi karena mimpi kita bisa menjadi acuan bisa menjadi motivasi kita untuk mewujudkannya.

Hal lain yang juga dilakukan beliau adalah menulis setiap hari dan mengabadikan menjadi buku   mengikuti jejak Om Jay (Wijaya Kusumah) untuk membukukan setiap pengalaman supaya menjadi jejak literasi kita. Salah satu mimpi beliau adalah suatu saat buku saya terpajang di Rak Gramedia, sekarang hal itu sudah terwujud. Allah memudahkan jalan untuk menggapai setiap impian. Berikut adalah buku beliau yang berasal dari pengalam pribadi yaitu  MENGUKIR MIMPI JADI PENULIS HEBAT, KUNCI SUKSES MENJADI MODERTOR ONLINE, BLOGER INSPIRATIF, beliau juga menulis sebuah novel yang berisi pengalaman seseorang berjudul SEINDAH TAKDIR CINTA dan masih banyak karya beliau yang sudah diterbitkan yang menarik untuk dibaca.

Menurut beliau cara cepat untuk menulis buku adalah dengan ikut nubar (nulis bareng) buku antologi, lebih asyik karena kita bisa kaya gaya penulisan teman-teman yang lain. Untuk menulis 1 minggu, 1 hari kita tulis 10 halaman A4, 5 hari 50 halaman jika dibuat A5 jadi 100 halaman. Sisanya 2 hari untuk edit dan layout kawatir ada yang salah ketik. Kirim deh ke penerbit mayor. Apakah saya sanggup?
Beliau memiki kunci produktif dalam menulis yaitu dengan membuat niat dan motivasi diri yaitu ingin menulis seribu buku. Kita bisa memilih tokoh panutan untuk memompa semangat kita. Beliau menjadikan Omjay sebagai inspirator (pemberi ide tulisan) dan Bunda Kanjeng sebagai motivator(pemberi semangat). Jika semangat hampir padam,  diingatkan kembali oleh niat awal kita ingin berbagi melalui tulisan. Yang tergiang dalam ingatan saya yaitu ungkapan beliau senyumin aja jika dibuli, tetap semangat dan berprestasi. perinsip ini yang harus saya inget sehingga saya tidak perlu mendengarkan omongan orang lain yang membuat mental saya untuk menulis hilang.

Semakin malam semakin banyak ilmu yang saya terima melalui pelatihan PKMN terima kasih kepada bunda Aam Nurhasanah, S.Pd. atas ilmu yang diberikan semoga bisa saya ATM dan berkah buat beliau. Juga ucapan terima kasih kepada ustazah  Arofiah Afifi, S.Pd. yang sudah bela-belain pinjam hp adiknya demi lancarnya pelatihan malam ini. semoga hp beliau segerah sehat dan beliau sehat bahagia selalu.

Salam literasi

Rabu, 11 Januari 2023

Jadikan Menulis Menjadi Kebutuhan

 


Assalamu alaikum Wr Wb

Berangkat dari hadist nabi yang mengatakan "Khoirunnas anfa 'uhum linnas" yang artinya sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat dengan mausia lain.Menurut saya salah satu cara agar bermanfaat kepada orang lain adalah dengan menulis. Kenapa harus menulis karena melalui tulisan kita bisa memberikan ilmu, pengetahuan, pengalaman, tips, resep, motivasi, kuliner, fasion, dan masih banyak lagi yang bisa memberikan pengetahuan baru kepada pembacanya.

 Untuk apa kita menulis? πŸ€”πŸ€”πŸ€”

Menulis  versi Founder KBMN  antara lain bisa traveling  ke luar negeri, karena memang lomba  bisa dapat duit dari gopay, bisa ketemu mas Menteri, bisa ketemu Pak Presiden.  Bisa mengedukasi pembaca untuk  berliterasi.Dan yang tak kalah berharganya bisa keliling Indonesia karena menulis.

Yang paling sederhana  kita langsung mohon dan menuliskan masalah yang ada. Kita konsultasi pada Allah lewat tulisan. Setelah itu dibaca. Mau dimusnahkan atau mau diabadikan terserah saja. Dada menjadi lapang. Pikiran tenang dan masalah pun hilang.(menurtut bunda Dra. Sri Sugiastuti, M. Pd.?

Menurut saya menulis itu adalah salah satu cara untuk membahagiakan diri sendiri dan meluapkan/menuangkan isi hati yang tidak bisa disampaikan kepada orang lain. Dengan meluapkan isi hati melalui tulisan hati jadi plong.

Sampai saat ini menulis adalah salah satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara sosial karena seorang penulis dinilai memiliki intelektual dan kematangan berpikir sehingga mampu menghasilkan sebuah karya berupa tulisan. Seorang penulis harus memupuk kemampuan menulisnya agar tetap terjaga dan mampu menghasilkan suatu tulisan yang bermanfaat salah satunya dengan cara menulis harus dijadukan suatu kebutuhan. Jika menulis sudah menjadi suatu kebutuhan maka keinginan kita untuk menulis tidak akan pernah padam bahkan akan menjadi candu seperti oksigen yang selalu kita butuhkan untuk bernafas dan akan serasa sesak jika kita kekurangan oksigen. Begitu juga halnya dalam menulis jika kita tidak menulis makan kita kehilangan atau kekurangan sesuatu. Rasa kehilangan itu akan lenyap dengan sendirinya jika kita sudah menulis walau hanya beberapa paragraf.

Dalam menjalani suatu kegiatan tentunya selalu ada yang namanya kendala atau hambatanya terutama dari diri kita sendiri begiitu juga dengan menulis memiliki kendala atau hambatan yang harus dilawan yaitu:

1. Merasa tidak bakat menulis hal ini bisa diatasi dengan banyak membaca kemudia mulailah dengan memberikan komentar kepada tulisan orang lain, dengan begitu secara tidak langsung kita sudah latihan menulis.

2. Tidak memiliki waktu sebetulnya ini alasan untuk menutupi diri karena malas karena dalam menulis di era digital saat ini bisa dilakukan kapan pun dan dimanapun di handpone kita.

3. Tidak memiliki ide untuk alasan ini kita bisa memunculkan ide mulai dari permasalah yang kita hadapi contohnya masalah pekerjaan, asmara, keluarga dan lainnya yang bisa kita ceritakan curhat melalui tulisan kita, atau dengan membaca buku.

4. Tidak mau dikritik adalah hal yang sangat dijunjung tinggi oleh orang-orang yang tidak ingin berkembang. Hal ini tentunya tidak berlaku untuk penulis karena jika penulis takut dikritik makan sampai kapan pun dia tidak akan berkembang. Seorang penulis sudah seyogianya menerima kritikan dari pembacanya dengan begitu penulis akan lebih memahami apa yang diingin pembacanya dan juga membuatnya semakin baik dalam menulis karena memperhatikan kritikan-kritikan yang dismapaikan kepadanya.

5. Tidak suka menulis untuk hal ini saya rasa semua orang harus menulis. Masih ingat pertama sekali kita sekolah suka tidak suka kita harus bisa menulis karena dengan menulis kita jadi pintar. Salah satu cara memunculkan minat kita untuk menulis adalah dengan banyak membaca dan melatihnya denga menulis hal-hal yang kita sukai, alami, benci. Jika hal ini dilakukan secara terus menerus makan menulis bukan hanya hal yang kita sukai tapi menjadi suatu kebutuhan.

Setelah kita mampu menghalau mengatasi kendala dan hambatan dalam menulis selanjutnya adalah mepersiapkan diri untuk menulis yaitu dengan cara:

1. Menggali dan menemukan gagasan/ide yang bisa dilakukan melalui pengamatan terhadap kejadian atau peristiwa yang dialami, dilihat, didengar, atau berdasarkan imajinasi kita dan bisa juga melalui kajian pustaka;

2. Menentukan tujuan, gender, dan sengmen pembaca yang akan kita capai atau jangkau;

3. Menentukan topik;

4. Menetukan outline atau kerangka karangan dengan menulis garis besarnya saja;

5. Mengumpulkan bahan materi/buku sebagai referensi untuk menulis.

Kata kunci yang saya suka yang disampaikan bunda Sri Sugiastuti adalah Tulislah semampu kita terlebih dahulu. Jangan berpikir yang kita tulis harus sempurna dan janga idealis.

Terima kasih kepada bunda Dra. Sri Sugiastuti atas ilmu yang diberikan malam ini melalui group KBMN PGRI-28 juga kepada bunda Widya Setianingsi, S.Ag. yang sudah memandu acara malam ini dan seluruh tim yang memfasilitasi pelatihan sehingga berjalan dengan baik. Jadi tidak sabar menunggu pertemuan Jumat depan.

Salam literasi






Selasa, 10 Januari 2023

Bahagia Seorang Guru Di Kelas

 

        Bahagia adalah sebuah kata yang akan selalu terpatri di sanubari. Karena bahagai adalah salah satu tujuan kita. Walau bahagia setiap orang berbeda tergantung dari cara dan dari segi apa memandangnya. Bahagia itu bisa diraih dengan cara yang sederhana contohnya bahagia saat seorang ibu pulang kerja disambut senyum, pelukan oleh anaknya. Rasa lelah yang tadinya dirasakan akan hilang terhempas begitu melihat senyuman kebahagian anak saat kita pulang ditambah lagi pelukan kangennya. Saya sebagai seorang ibu hal tersebut adalah yang saya tunggu-tunggu bengitu jam pulang kerja. Ditambah dengan bonus pertnyaan bunda bawa apa? Dengan wajah penasaran penuh harap. Walaupun yang dibawa adalah hanya sepotong roti. Itu sudah cukup membuat senyumnya merekah. Itu adalah salah satu cara membuat saya bahagia.

        Lalu bagaimana bahagia seorang guru saat berada di kelas?

Itu adalah pertanyaan sederhana dan hanya bisa dijawab oleh seorang guru tanpa menerka-nerka. Menanggapi pertanyaan tersebut bahagia seorang guru saat di kelas menurut saya pribadi adalah bahagia itu : 

        Saat masuk kelas melihat wajah-wajah murid antusias tanpa beban (wajah bahagia saat saya masuk kelas); saat siswa tidak ada yang absen, ketika menyampaikan materi siswa mendegarkan; Ketika ditanya siswa menjawab; ketika diminta mengerjakan tugas baik mandiri dan kelompok langsung dikerjakan; saat siswa memperhatikan penampilan kita. Itu merupakan definisi bahagia di kelas menurut saya.

Mungkin definisi bahagia di kelas menurut sahabat guru yang lain berbeda.

Jika Anda seorang guru dan membaca tulisan saya ini, silahkan tuliskan komentar definisi bahagia di kelas menurut Anda. Siapa tahu ada yang sama😊

Namun jika Anda bukan seorang guru bukan berarti tidak bisa berkomentar,  silahkan tuliskan hal apa yang membuat anda bahagia


Senin, 09 Januari 2023

Menulislah dengan Hati Agar Mudah Dimengerti

     Pertemuan pertama setelah ceremony, pertemuan ini serasa indah dan penuh semangat karena pembicara yang hangat pemberi semangat. Inti pembahasan malam ini yang dapat saya pahami adalah jika ingin jadi penulis  ada tiga tahap yang harus dilakukan yaitu :
     
     Tahap pertama adalah rajin membaca dan mulailah mengomentari tulisan orang lain. Dengan mulai mengomentari tulisan orang lain maka secara tidak langsung kita sudah mulai menulis apa yang kita pahami dari tulisan orang tersebut.

     Tahap selanjutnya adalah tulislah apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, apa yang kita baca, apa yang kita kita sukai dan apa yang tidak kita sukai tentunya dengan bahasa kita sendiri sebab setiap orang mempunyai cara dan gaya sendiri dalam menulis bisa dikatakan jadilah diri sendiri melalui tulisanmu.

     Lanjut tahap berikutnya menulislah setiap hari. Di era digital sekarang untuk menulis setiap hari bahkan setiap saat kapan dan dimanapun bisa kita lakukan karena keseharian kita tidak lepas dari yang namanya hp. Maka manfaatkanlah hpmu untuk menulis setiap ide yang muncul dibenakmu sebelum ide itu hilang terbawa angin.

     Semakin sering kita membaca semakin cepat kita membaca, semakin mudah paham apa yang kita baca. Demikian juga halnya dengan menulis semakin kita sering menulis semakin bagus dan bermanfaat tulisan kita buat kita dan orang lain.

     Terima kasih kepada bapak Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd. yang telah membagikan ilmunya semoga sehat walafial selalu dan tidak terlupakan tim KBMN PGRI 28 yang memfasilitasi kegiatan malam ini.
Semangat menulis perhariπŸ’ͺ

Sabtu, 07 Januari 2023

Pembukaan KBMN PGRI- 28 Membuka Jalan untuk Berkarya

      

      Sabtu, 7 Januari minggu  pertama di tahun 2023. Di saat kebanyakan orang sedang istirahat, berkumpul dengan keluarga tercinta menikmati weekendny telah di adakan pembukaan KBMN PGRI kelompok 28 yang di prakarsai oleh PGRI (suatu organisasi yang beranggotakan guru se Indonesia) dengan faouder acara Kelompok Belajar Menulis Nusantara (KBMN) yaitu Dr. Wiyaya Kusumah, M.Pd. yang biasa dengan sapaan akrabnya om Jay. Beliau adalah seorang guru yang sudah berkecimpung dalam menulis serta sudah menerbitkan buku-buku yang menginspirasi.

      Saya sebagai pemula dalam menulis walau sudah lama mengajar bahasa Indonesia, baru 2 bulan terakhir ini punya keinginan untuk menulis terlebih setelah bergabung di group wa KBMN, saya merasa tersentil kenapa saya yang nota benenya seorang pengajar yang sering memberikan tugas/ meminta siswa untuk menulis sementara saya sendiri tidak menulis. Dalam group tim KBMN selalu memberikan motivasi kepada seluruh anggota agar menghasilkan karya melalui menulis begitu juga saat pembukaan KBMN PGRI kelompok 28 para pemateri memberikan motivasi, semangat agar semua yang tergabung dalam KBMN PGRI-28 bersemangat dalam menulis karena kita akan diarahakan untuk menulis yang baik sehingga menghasilkan buku /karya terbaik nantinya. Aamiin.

      Melalui pembukaan tersebut para pengurus dan pengisi materi berharap nantinya akan melahirkan penulis-penulis yang kompeten sehingga menghasilkan karya-karya yang bermutu. Dimulai dengan peserta diminta membuat blog sendiri, diberikan tips dan trik menulis dan banyak lagi hala-hal yang membakar semangat kita para anggota untuk menulis.

       Terima kasih kepada tim yang sudah memberikan kesempatan kepada saya untuk bergabung di group belajar menulis melalui group wa KBMN PGRI-28 yang beraggotakan guru-guru habat yang siap mengasilkan karya terbaiknya yang saling memotovasi dan pembimbing-pembimbing hebat. Semoga saya mampu dan konsistes menulis sehingga menghasilkan karya terbaik juga.